Sabtu, 18 Juli 2009

Ketidakpastian


Semua yang terjadi di dunia ini adalah KETIDAKPASTIAN;
Oleh karena itu, KEPASTIAN itu adalah KETIDAKPASTIAN itu sendiri.

Dan manusia pada hakikatnya, terpikat oleh ketidakpastian itu;

Salah satu ketidakpastian itu adalah KETIDAKTAHUAN kita akan orang lain;

Manusia akan berteori, berhipotesa, mengkhayal atau menggunakan cara ilmiah untuk mengetahui diri orang lain, akan tetapi jiwa orang lain itu ditemboki oleh sifat, karakter, pengalaman, situasi, trauma, fobia, atau apapun yang membatasi kita untuk mengetahuinya lebih jauh;

Oleh karena itu, manusia tidak akan pernah mengenal kekasihnya, suaminya, istrinya, anak2nya, temannya, bahkan sahabatnya sepenuhnya. Tidak akan pernah….

Merelakan

merelakan tidak berarti melupakan,tidak
memikirkan,atau tidak mengacuhkan…

merelakan bukan tentang harga diri dan
bukan tentang kesan yang ditimbulkan…

merelakan bukan berarti membendung
kenangan atau memikirkan hal2 sedih…

merelakan tidak berarti menang,dan
tidak pula kalah…
merelakan tidak berarti menyerah atau
mundur pasrah…

merelakan tidak meninggalkan perasaan
marah,cemburu,atau sesal..

merelakan tidak meninggalkan
kekosongan,sakit hati atau
kesedihan…

merelakan tidak sama dengan
kehilangan …dan jelas bukan
kekalahan.. .

merelakan berarti bisa menyimpan
kenangan, tapi juga bisa mengatasinya
dan melanjutkan kehidupan,berpikiran
terbuka dan yakin akan masa depan…

merelakan berarti
menerima, belajar, menarik
pengalaman,dan
terus bertumbuh…

merelakan berarti merasa bersyukur atas
segala pengalaman yang membuatmu
tertawa ,menangis,dan berkembang…

merelakan berkaitan dengan segala yang
kau miliki saat ini,di masa lalu,dan
yang akn segera kau miliki lagi
kelak…

merelakan berarti punya keberanian
untuk menerima perubahan dan punya
kekuatan untuk terus berjalan…menyadari bahwa
kadangkala hati bisa menjadi obat yang
paling ampuh…

merelakan berarti membuka
pintu, mem bersihkan jalan (saluran-saluran yg mampet) ;p,dan
membebaskan diri sendiri…

merelakan berarti menuju kedewasaan…

Kamis, 09 Juli 2009

10 KUALITAS KEPRIBADIAN BAIK


Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”.

Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.


Kerendahan Hati



Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.


Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.


Positive Thinking

Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.


Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.


Bertanggung jawab

Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya.
Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.



Percaya Diri

Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.



Kebesaran Jiwa

Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.


Easy Going

Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.


Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain.
Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

Minggu, 18 Januari 2009

Name Meaning..another from buletin board...

A: Gorgeous
B: Loves people
C: Really easy to fall in love with
D: Is good in bed
E: easy to fall in love with
F: People wild and crazy adore you
G: Never let people tell you what to do
H: Freakin' beautiful eyes
I: Loves to laugh
J: Makes people laugh
K: Really silly
L: BEST SMILE
M: Makes dating fun
N: Sexy
O: Has one of the best personalities
ever
P: Popular with all types of people
Q: A hypocrite
R: Good bf/gf
s: easy to be loved with
T: Great kisser
U: Gets blamed for everything
V: Not judgmental
W: Very broad minded
X: Never let people tell you what to do
Y: Loved by everyone
Z: Lives life for fun

U : Gets blamed for everything
P : Popular with all types of people
I : Loves to laugh
K : Really silly

J : Makes people laugh
U : Gets blamed for everything
H : Freakin' beautiful eyes
A : Gorgeous
I : Loves to laugh
R : Good bf/gf
I : Loves to laugh
A : Gorgeous
H : Freakin' beautiful eyes

hmm..thats who i'm..???

maybe yes..maybe no..

Jumat, 09 Januari 2009

Girly Myspace Graphics
Myspace Comments

just i'm feel...


MySpace Graphics & MySpace Layouts

lupa & ingin melupakan


Jika orang hanya menoleh ke belakang, dia tak akan pernah jauh melangkah.
Semuanya basi. Sudah mengering itu mawar, kenanga, dan melati di pucuk giri — memang sih selalu saja ada yang mengganti. Jangan hanya menoleh masa lalu. Pikirkanlah yang baru!
Jika bicara luka, siapa sih yang tak pernah luka? Jika bicara luka, mereka yang tak terluka parah kadang bicara lebih lantang, seolah lebih tahu peta perjalanan…
Tentang hari esok yang baik, haruskah digapai dengan mendidihkan kuali dendam, tanpa niat memaafkan masa lalu?
Haruskah dengan menghidupkan soal yang itu-itu saja?
Aku tak punya petunjuk. Aku orang biasa, yang kadang penat oleh semua masalah dan tekanan kehidupan. Mengingat kepahitan adalah derita tambahan. Tapi untuk memaafkan, hmmm… sejujurnya belum dapat kulakukan. Yang kucoba hanyalah berusaha melupakan, sesulit apa pun…
Kalau tak pernah menoleh, bahkan melalui kaca spion, kita tak akan pernah tahu jejak dan arah perjalanan kita.
Apa yang ada hari ini, dan peluang kita untuk membentuk esok yang nyaman bagi semua orang, hanya bisa ditempuh kalau kita tahu dan ingat yang pernah terjadi.
Sakit karena luka adalah pelajaran, tak hanya bagi yang mengalami langsung. Manusia dikaruniai kemampuan untuk belajar dari kesalahan. Manusia lumrah tak ingin luka dan sakit itu berulang…
Mengingat adalah satu hal, dan memaafkan adalah hal lain. Ini bukan soal berkubang dalam dendam, tetapi mengingatkan semua, ya semua, semua yang masih hidup, untuk menata kehidupan bersama agar lebih baik…
Tunjukkan kepadaku cara lain yang membuat orang jujur terhadap apa yang telah dijalani kemarin, syukur bila dengan kepala dingin dan hati yang jernih, bukah kesumat dalam didih, agar hari esok lebih baik…
Baiklah kita maafkan bersama, tapi tak mungkin kita lupakan. Kita mengingat dan mencatat bukan untuk kita, bukan untuk mereka yang ujung mistar usianya mungkin sudah dekat. Kita mengingat dan mencatat untuk masa depan..
Kita masih bisa berbincang lagi. Menimbang dengan hati, menakar dengan nalar, berjarak namun tak hendak memanglingkan diri, berlandaskan kehendak baik untuk kepentingan banyak orang. Kalau hari ini kau jenuh, aku yakin hari lain akan tersedia. Akan tiba saatnya…
Smile for tomorrow...