Tampilkan postingan dengan label * WanPie *. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label * WanPie *. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juli 2009

menangis bukan nya tidak bersabar..


Menangis bukan berarti tidak bersabar
Air mata bukan berarti ratapan
Terkadang ia berarti penyesalan
Terkadang ia adalah amarah yang dipendam
Terkadang ia berarti cinta
Terkadang ia berarti rindu
Namun.....
seringnya....ia menenangkan
sering....melembutkan hati yang keras
sering....membasahi jiwa yang kering
sering....menunjukkan bahwa manusia itu lemah
meruntuhkan kesombongan
melahirkan ketundukan
Maha Suci Allah yang membuat manusia dapat menangis

Sabtu, 18 Juli 2009

Pilihan berCINTA

Cinta yang terapresiasi…

…cinta yang ada Karena mereka memang hanya ingin menyayangi dan mencintai… Tak perlu ada suatu ikatan yang terikrar hanya untuk menyatakan ‘kami saling mencintai’… Berjalan begitu apa adanya, komitmen dipisahkan untuk sebuah kebebasan yang beradab…

…kebahagiaan menjadi dasar untuk saling merelakan…

…kebahagiaan menjadi dasar untuk saling kehilangan…

Tidak ada kesedihan didalamnya, kebahagiaan berputar seperti hanya akan ada atom positif disekeliling mereka… Cinta yang terlalu penuh, cinta yang berlebih, cinta yang sangat tumpah, maka untuk mengalirkannya dilakukan pengorbanan untuk bisa mencinta dalam porsinya…



cinta bertoleransi…

…cinta yang ada karena mereka mencintai dan harus dapat memiliki.. Ada atau tidaknya dia di sisi menjadi yang diutamakan, bukan kebahagiaan, tidak juga kebebasan… Seribu komitmen terucap hanya untuk dilanggar dalam satu malam, menyisakan dendam, sakit hati yang mendalam…

Kata maaf begitu murah terucap hanya karena suatu tekanan, bukan karena kesadaran atau penyesalan… Kehilangan menjadi hal yang menyakitkan, kejenuhan dianggap tidak penting, tidak pernah merelakan untuk istirahat walau sejenak… Terlalu senang dengan keadaan yang stagnan, terlalu hormat hanya karena segan…

Dan akan berakhir pada suatu pengorbanan yang terlalu dipaksakan, terkadang tidak relevan dengan yang diinginkan…



“saya mencintai karena saya ingin mencintai bukan ingin memiliki.. Mencintai berarti siap untuk kehilangan dan siap untuk menghilang…. Tak akan ada suatu penyesalan karena ini adalah suatu pilihan, mencintai atau tidak sama sekali.. . Mencintai berarti hanya akan ada air mata bahagia diatas bahagia dan hanya akan ada air mata kerinduan diatas kesedihan…”



..ini karena cinta terapresiasi, cinta untuk kebebasan yang abadi, bukan cinta bertoleransi, cinta untuk bertirani…

Ketidakpastian


Semua yang terjadi di dunia ini adalah KETIDAKPASTIAN;
Oleh karena itu, KEPASTIAN itu adalah KETIDAKPASTIAN itu sendiri.

Dan manusia pada hakikatnya, terpikat oleh ketidakpastian itu;

Salah satu ketidakpastian itu adalah KETIDAKTAHUAN kita akan orang lain;

Manusia akan berteori, berhipotesa, mengkhayal atau menggunakan cara ilmiah untuk mengetahui diri orang lain, akan tetapi jiwa orang lain itu ditemboki oleh sifat, karakter, pengalaman, situasi, trauma, fobia, atau apapun yang membatasi kita untuk mengetahuinya lebih jauh;

Oleh karena itu, manusia tidak akan pernah mengenal kekasihnya, suaminya, istrinya, anak2nya, temannya, bahkan sahabatnya sepenuhnya. Tidak akan pernah….

Merelakan

merelakan tidak berarti melupakan,tidak
memikirkan,atau tidak mengacuhkan…

merelakan bukan tentang harga diri dan
bukan tentang kesan yang ditimbulkan…

merelakan bukan berarti membendung
kenangan atau memikirkan hal2 sedih…

merelakan tidak berarti menang,dan
tidak pula kalah…
merelakan tidak berarti menyerah atau
mundur pasrah…

merelakan tidak meninggalkan perasaan
marah,cemburu,atau sesal..

merelakan tidak meninggalkan
kekosongan,sakit hati atau
kesedihan…

merelakan tidak sama dengan
kehilangan …dan jelas bukan
kekalahan.. .

merelakan berarti bisa menyimpan
kenangan, tapi juga bisa mengatasinya
dan melanjutkan kehidupan,berpikiran
terbuka dan yakin akan masa depan…

merelakan berarti
menerima, belajar, menarik
pengalaman,dan
terus bertumbuh…

merelakan berarti merasa bersyukur atas
segala pengalaman yang membuatmu
tertawa ,menangis,dan berkembang…

merelakan berkaitan dengan segala yang
kau miliki saat ini,di masa lalu,dan
yang akn segera kau miliki lagi
kelak…

merelakan berarti punya keberanian
untuk menerima perubahan dan punya
kekuatan untuk terus berjalan…menyadari bahwa
kadangkala hati bisa menjadi obat yang
paling ampuh…

merelakan berarti membuka
pintu, mem bersihkan jalan (saluran-saluran yg mampet) ;p,dan
membebaskan diri sendiri…

merelakan berarti menuju kedewasaan…