Kamis, 07 Agustus 2008

8 orang yang di do`a kan oleh malaikat..

Allah SWT berfirman, "Sebenarnya (malaikat - malaikat itu)
adalah hamba - hamba yang dimuliakan, mereka tidak
mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan
perintah - perintah-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu yang
dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak
memberikan syafa'at melainkan kepada orang - orang yang
diridhai Allah, dan mereka selalu berhati - hati karena takut
kepada-Nya" (QS Al Anbiyaa' 26-28)

Inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat :

Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Imam Ibnu Hibban
meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah
SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci,
maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia
tidak akan bangun hingga malaikat berdoa 'Ya Allah,
ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci'"
(hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih
At Targhib wat Tarhib I/37)


Orang yang duduk menunggu shalat. Imam Muslim meriwayatkan
dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu
shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para
malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya
Allah sayangilah ia'" (Shahih Muslim no. 469)


Orang - orang yang berada di shaf bagian depan di dalam
shalat. Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin
'Azib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya
Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang -
orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan" (hadits ini
dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi
Dawud I/130)


Orang - orang yang menyambung shaf (tidak membiarkan sebuah
kekosongan di dalm shaf). Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu
Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan
dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat
kepada orang - orang yang menyambung shaf - shaf" (hadits
ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At
Targhib wat Tarhib I/272)


Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai
membaca Al Fatihah. Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu
Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang
Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn',
maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa
ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia
akan diampuni dosanya yang masa lalu" (Shahih Bukhari no.
782)


Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan
shalat. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa
Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat akan selalu
bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada
di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia
belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah
ampunilah dan sayangilah ia'" (Al Musnad no. 8106, Syaikh
Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)


Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara
berjama'ah. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra.,
bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat berkumpul pada
saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai
hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari
hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang
hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada
waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang
hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan
malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu
Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan
hambaku ?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka
sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan
mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada
hari kiamat'" (Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan
oleh Syaikh Ahmad Syakir)


Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang
yang didoakan. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud
Darda' ra., bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, "Doa
seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa
sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan
dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang
menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk
saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut
berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia
dapatkan'" (Shahih Muslim no. 2733)


Orang - orang yang berinfak. Imam Bukhari dan Imam Muslim
meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW
bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang
hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah
satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti
bagi orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah,
hancurkanlah harta orang yang pelit'" (Shahih Bukhari no.
1442 dan Shahih Muslim no. 1010)


Orang yang makan sahur. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath
Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para
malaikat-Nya bershalawat kepada orang - orang yang makan
sahur" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam
Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)


Orang yang menjenguk orang sakit. Imam Ahmad meriwayatkan
dari 'Ali bin Abi Thalib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah
akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat
kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu
malam kapan saja hingga shubuh" (Al Musnad no. 754, Syaikh
Ahmad Syakir berkomentar, "Sanadnya shahih")


Seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily
ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Keutamaan seorang alim
atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang
yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni
langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan
bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang
mengajarkan kebaikan kepada orang lain" (dishahihkan oleh
Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)

Belajar MenCinta

Leo F. Buscaglia, begitu namanya. Seorang professor pendidikan di
University of Southren California, di Amerika. Ia seorang dengan seabreg
kegiatan sosial dan ceramah-ceramah tentang pendidikan. Satu tema yang
terus menerus dibawanya dalam banyak ceramah, adalah tentang cinta.

"Manusia tidak jatuh 'ke dalam' cinta, dan tidak juga keluar 'dari
cinta'. Tapi manusia tumbuh dan besar dalam, cinta," begitu katanya dalam
sebuah ceramah.

Cinta, di banyak waktu dan peristiwa orang selalu berbeda mengartikannya.
Tak ada yang salah, tapi tak ada juga yang benar sempurna penafsirannya.
Karena cinta selalu berkembang, ia seperti udara yang mengisi ruang
kosong.
Cinta juga seperti air yang mengalir ke dataran yang lebih rendah. Tapi
ada satu yang bisa kita sepakati bersama tentang cinta. Bahwa cinta, akan
membawa sesuatu menjadi lebih baik, membawa kita untuk berbuat lebih
sempurna. Mengajarkan pada kita betapa, besar kekuatan yang dihasilkannya.
Cinta membuat dunia yang penat dan bising ini terasa indah, paling tidak
bisa kita nikmati dengan cinta.
Cinta mengajarkan pada kita, bagaimana caranya harus berlaku jujur dan
berkorban, berjuang dan menerima, memberi dan mempertahankan.

Bandung Bondowoso tak tanggung-tanggung membangunkan seluruh jin dari
tidurnya dan menegakkan seribu candi untuk Lorojonggrang seorang.
Sakuriang tak kalah dahsyatnya, diukirnya tanah menjadi sebuah telaga
dengan perahu yang megah dalam semalam demi Dayang Sumbi terkasih yang
ternyata ibu sendiri.
Tajmahal yang indah di India, di setiap jengkal marmer bangunannya
terpahat nama kekasih buah hati sang raja juga terbangun karena cinta.
Bisa jadi, semua kisah besar dunia, berawal dari cinta.

Cinta adalah kaki-kaki yang melangkah membangun samudera kebaikan.
Cinta adalah tangan-tangan yang merajut hamparan permadani kasih sayang.
Cinta adalah hati yang selalu berharap dan mewujudkan dunia dan kehidupan
yang lebih baik.

Dan Islam tidak saja mengagungkan cinta tapi memberikan contoh kongkrit
dalam kehidupan. Lewat kehidupan manusia mulia, Rasulullah tercinta.

Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat
kehidupan Rasul-Nya.

Pagi itu, meski langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan
mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan
petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta
kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada
kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati
mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama
masuk surga bersama aku."

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh
menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan
berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman
menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam.

Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. "Rasulullah akan
meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala itu. Manusia
tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu
semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah
yang limbung saat turun dari mimbar. Saat itu, seluruh sahabat yang hadir
di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa.

Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di
dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang
berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan
salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya.
Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang
demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia
kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membukan mata dan bertanya
pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"

"Tak tahulah aku ayah, sepertinya ia baru sekali ini aku melihatnya,"
tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap putrinya itu dengan
pandangan yang menggetarkan. Satu-satu bagian wajahnya seolah hendak di
kenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang
memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah,
Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril
tak ikut menyertai. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah
bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu
dunia ini.

"Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?" Tanya Rasululllah
dengan suara yang amat lemah.
"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.
Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata jibril. Tapi itu
ternyata tak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.
"Engkau tidak senang mendengar kabar ini?" Tanya Jibril lagi.
"Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"
"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah
berfirman kepadaku: 'Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat
Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh
Rasulullah ditarik Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh,
urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."
Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya
menunduk semakin dalam dan Jibril membuang muka.

"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya
Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
"Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena sakit yang tak
tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat niat maut ini, timpakan saja semua
siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera
mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku,
peliharalah shalat dan santuni orang-orang lemah di antaramu."

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling
berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali
mendekatkan telingan ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
"Ummatii, ummatii, ummatiii" Dan, pupuslah kembang hidup manusia mulia
itu.

Kini, mampukah kita mencinta sepertinya?
Yang begitu besar rasa cinta Beliau kepada umatnya.
Yang begitu besar rasa kasih sayangnya kepada anak yatim (piatu) dan
kaum dhuafa.

Sudahkah kita mencintai kedua orang tua kita dengan tulus?
Mengecup kedua tangannya, membahagiakan mereka sehingga senyum merekah
karena kita. Mencintai keluarga kita.
Mencintai tetangga-tetangga kita.
Mencintai saudara-saudara muslim kita, yang mungkin saat ini sedang
menderita yang amat sangat, baik itu karena penindasan kaum kuffar
durjana, maupun karena kemiskinan,
baik yang berada di sekitar kita maupun di belahan bumi lain.
Dan insya Alloh, kita bukan termasuk orang-orang yang lalai dalam
mengerjakan sholat

"Cinta adalah kaki-kaki yang melangkah
Membangun samudera kebaikan.
Cinta adalah tangan-tangan yang merajut
Hamparan permadani kasih sayang...
Cinta adalah hati yang selalu berharap dan
Mewujudkan dunia dengan kehidupan yang lebih baik ..."

Dan Islam tidak saja mengagungkan cinta
Tapi memberikan contoh kongkrit dalam kehidupan.
Lewat kehidupan manusia mulia, Rasulullah tercinta ...

Semoga taufik dan hidayah Allah SWT selalu tercurahkan kepada kita.
Amin.


*dari artikel tak bernama di PCku*

Cantik Itu Mudah Dan MUrah..

Mendengar kata cantik, mungkin benak kita langsung membayangkan sosok tinggi- langsing, berkulit halus-lembut, dan memiliki wajah seindah purnama. Persis seperti model iklan kosmetika di televisi. Berjuta-juta perempuan dengan wajah pas-pasan iri dan tergoda mencoba kosmetika tersebut. Apalagi narasi iklan sering menggambarkan begitu banyaknya laki-laki tampan tertarik padanya. Secara tak langsung iklan tersebut berkampanye; seperti inilah perempuan idaman laki-laki.

Kebanyakan orang menilai cantik tidaknya perempuan hanya dari fisik semata. Dan beruntunglah mereka yang dianugerahi rupa seindah mutiara. Tapi, bagaimana dengan mereka yang punya jasmani pas-pasan? Betapapun mereka sudah menggunakan kosmetik mahal, sulit menandingi perempuan yang sejak lahir sudah cantik.

Ada cara yang mudah dan murah untuk membuat perempuan cantik, meskipun secara fisik mereka kurang menarik. Yang pertama kali harus dilakukan adalah mendefinisikan kembali makna cantik tersebut. Cantik bukan masalah fisik semata. Kecantikan sejati juga bisa diraih dengan memaknakan kecantikan sebagai berikut:

1. Kecantikan perempuan ada dalam iman taqwanya yang menyejukkan mata kaum laki-laki.
Seorang perempuan yang menghias jasmaninya dengan iman da taqwa akan memancarkan cahaya surga. Dengan kepatuhannya menjalankan ibadah, ia akan memesona. Yang kuasa akan memberikannya kecantikan abadi, magnet alami. Tak perlu kosmetik, parfum atau penampilan berlebih, laki-laki akan tertarik padanya.

2. Kecantikan perempuan ada pada kehangatan sikapnya yang mampu menggetarkan sensifitas dan kecintaan pria
Secara umum laki-laki memang responsif terhadap perempuan yang bagus fisiknya. Tapi ketertarikan itu tak kekal, bisa membuat laki-laki bosan. Kehangatan kasih sayang dan cinta kasih yang tuluslah yang akan membuat sang pria nyaman berada di sisinya. Tak bisa melupakannya.

3. Kecantikan Perempuan ada pada kelembutan sikapnya
Kelembutan bukan berarti lembek dan manja. Kelembutan seperti roti. Meskipun sedikit, tapi mengenyangkan. Dari toko roti manapun roti berasal, ia tetap lembut. Jadi perempuan dari suku manapun bisa tetap lembut, pada pasangannya, pada anak-anaknya. Asalkan ia mau berusaha.

4. Kecantikan perempuan berada dalam pandangannya yang teduh dan suaranya yang hangat.
Walau mata tak seindah bintang kejora, setiap perempuan bisa memiliki mata embun. Teduh. Sejuk. Tak gampang emosi. Menyikapi tingkah laku sekitarnya secara bijak. Ia selau berprasangka baik. Perkatannya bukan pisau yang menikam. Perkataannya adalah bara yang menyalakan semangat di dada. Tak ada kata sia-sia yang terucap dari bibirnya.

5. Kecantikan perempuan berada dalam senyumannya yang menambah kecantikannya dan membuat gembira hati orang yang melihatnya
Senyum adalah sedekah. Murah senyum tanpa bermaksud menggoda apalagi berlebihan bisa membuat wajah indah. Meskipun berwajah rupawan, tapi jika malas tersenyum, hanya aura negatif yang akan ditangkap oleh orang-orang di sekitarnya

6. Kecantikan perempuan berada pada intelektualitasnya
Ukuran intelektual bukan pada gelar sarjananya atau di mana ia pernah menuntut. Banyak ilmu-ilmu yang bisa dipungut dari sekitar, yang membuat si perempuan mejadi cerdas. Kehidupan adalah sekolah yang tak pernah tamat sebelum ajal menjelang. Tak ada sekolah untuk menjadi istri yang baik. Tak ada universitas yang melahirkan ibu yang baik. Ruang dan waktulah yang akan menempa perempuan mejadi istri dan ibu yang baik.

7. Kecantikan perempuan berada pada seberapa jauh pengetahuannya akan tanggung jawabnya terhadap keluarga, rumah, anak-anak , masyarakat dan umat manusia
Perempuan adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Seberapa jauh pengetahuan seorang perempuan akan terlihat dari tingkah laku keluarganya. Ia selalu berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya. Mengambil peran penting dalam rangka memperbaiki lingkungan. Lihatlah laki-laki sukses di jagat raya. Dibalik kesuksesannya, pasti ada perempuan tangguh di menemani. Menjadi pendukung nomor satu, tempat kembali saat sang pahlawan lelah berjuang.

8. Kecantikan perempuan berada pada kemampuan dan keinginannya untuk memberi.
Orang bisa miskin harta, tapi ia bisa kaya hati. Selalu memberi, tanpa mengharap imbalan yang berarti. Ia senang ketika orang lain senang. Ia sedih ketika orang lain sedih. Kemurahan hatinya membuat wajahnya bersinar. Membuat ia selalu dirindukan, meskipun sosoknya biasa-biasa saja.

Mungkin masih banyak kecantikan lain yang tercecer. Tapi dengan kecantikan-kecantik an ini, perempuan manapun bisa tampil memikat. Mudah caranya, murah biayanya.

Satu hal yang paling penting, kecantikan-kecantik an ini sifatnya abadi. Akan dikenang meskipun si perempuan telah tiada. Tidak seperti kecantikan lahiriah yang sementara. Setelah tua, ketika senja menyapa, ia tak menarik lagi. Manakah yang akan Anda pilih? Kecantikan sementara atau kecantikan abadi? (by: Koko Nata)

Sumber: ”Ya Ma’syaru Ar-Rijaal, Rifqan bin An-nisaa
oleh Dr. Najah Ahmad Azh Zhihar, dan Ustad Cinta

NB: lagi Mengusahakan menjadi kek yang di atas....^___^

keCantikan SeOrang WaNita..



"Beauty can't amuse you, but brainwork... , reading, writing, thinking, can". Kecantikan tidak akan membuat Anda senang, tetapi kepintaran atau kepandaian dengan cara banyak membaca, menulis, dan berpikir bisa membuat Anda senang." Helen Gurley Brown.

Artinya, kecantikan wanita itu bukan hanya dilihat dari segi fisik. Kecantikan juga meliputi wawasan ilmu pengetahuan. Membaca, melatih diri menganalisa sesuatu dan berpikir sangat efektif meningkatkan kepintaran.

Pada tanggal 26 September 2005 saya berkesempatan menjadi juri dalam sebuah ajang pemilihan ratu kecantikan bernama Miss Chinese Cosmo Pageant 2005. Ajang serupa sebenarnya sudah 3 kali diselenggarakan di Beijing-Cina, tetapi baru pertama kali diadakan di Denpasar, Indonesia. Dari sekian banyak calon peserta, hanya 15 wanita saja yang lolos dan dikarantina selama satu minggu sebelum mengikuti ajang pemilihan ratu kecantikan tersebut.

Sebagai trainer sekaligus dewan juri, saya tidak sekedar memberikan poin lebih kepada mereka berdasarkan kecantikan dari segi fisik semata. Keahlian masing-masing peserta, termasuk kemampuan dalam menjawab pertanyaan secara spontan, sangat berpengaruh terhadap penilaian para juri. Saya kira, peserta yang sudah terbiasa membaca, menulis, dan berpikir sangat berpeluang memenangkan kontes tersebut.

Tetapi standar kecantikan dalam kontes pun pasti jauh berbeda dengan standar kecantikan kehidupan kita sehari-hari. Karena pada dasarnya kecantikan itu suatu konsep dengan multi difinisi. Saya sendiri mempunyai kriteria khusus dalam menilai kecantikan seorang wanita, dan mungkin itu akan berbeda dengan pendapat orang lain.

Di mata saya, setiap wanita itu cantik, dan masing-masing wanita memiliki keunikan tersendiri yang tidak dimiliki oleh wanita lain. Setiap wanita memiliki kecantikan yang berasal dari hati dan jiwa dan bersifat permanen. Kecantikan seperti itu sering disebut dengan inner beauty atau keluhuran budi pekerti.

Seluruh dunia mengakui kecantikan Theresia dari Calcutta, India. Meskipun dari segi fisik, wanita tersebut renta, keriput, dan jauh dari standar wanita seksi. Tetapi setiap tindak tanduknya dihiasi dengan budi pekerti yang sangat luhur dan pancaran kasih sayang yang tulus dari dalam hati. Hal itu menjadikan sosok Theresia memiliki kecantikan yang menawan. Meskipun sudah cukup lama meninggal dunia, tetapi kecantikannya tidak pernah lekang oleh waktu.

Saya sengaja mengambil contoh Theresia dari Calcuta, India, karena saya ingin memaparkan bahwa kecantikan wanita itu jauh dari penampilan atau figurnya. Kecantikan seseorang merupakan paduan dari banyak sekali karakteristik yang indah, misalnya sikap, etika, sopan santun, kemandirian, kecerdasan, ketangkasan, humor, kemampuan bersosialisasi, kepekaan dan kasih sayang, religius, kemurahan hati
dan lain sebagainya. Leonardo da Vinci menyebutkan, "Beauty adorns virtue...., Kecantikan memuja kebaikan." Artinya siapapun memiliki kecantikan yang luar biasa apabila bersedia mempercantik hati atau jiwanya. Namun bila masih ada wanita yang merasa jelek, mungkin ia harus memperhatikan beberapa hal penting di bawah ini.

Yang pertama adalah meredam amarah atau keinginan untuk menyakiti orang lain, karena hal itu akan mengurangi aura kecantikan. Lagipula dalam ilmu kedokteran disebutkan bahwa amarah menyebabkan kerusakan sel syaraf sebanyak 50.000 sel. Dibutuhkan waktu lama atau sedikitnya 128 hari untuk memulihkan sel-sel tersebut seperti sedia kala.

Tidak mengherankan, betapun cantik dan menarik fisik seorang wanita, maka ia akan terlihat sangat jelek dan menyebalkan bila dirinya dikuasai amarah atau nafsu untuk menyakiti orang lain. Maka binalah sikap dan cara berpikir positif. Aura kecantikan Anda semakin bersinar terang dan diri Anda terlihat jauh lebih muda dan segar bila Anda selalu berpikir positif.

Yang kedua adalah mencintai diri sendiri tanpa syarat, apapun adanya diri Anda. Apabila Anda tidak mampu mencintai diri sendiri, maka Andapun tidak akan dapat mencintai dan menyayangi orang lain. Logikanya Anda tidak akan dapat memberikan sesuatu yang tidak Anda miliki.

Dengan terlebih dulu mencintai diri sendiri, maka Anda baru akan bisa memancarkan cinta dan kasih sayang kepada mahkluk di sekeliling Anda. Cinta dan kasih sayang yang tulus dari dalam hati menjadikan seluruh aspek di dalam diri Anda terlihat istimewa. Cinta dan kasih sayang akan memancarkan aura kecantikan Anda yang luar biasa.

Selain mencintai diri sendiri apa adanya, Anda juga dapat memupuk kebaikan kepada orang lain dengan melakukan visualisasi. Caranya adalah meluangkan beberapa waktu untuk membayangkan diri Anda berbagi kebaikan kepada orang lain. Lakukan visualisasi seperti itu dimanapun Anda berada, karena dapat meningkatkan energi cinta dan kasih sayang dari dalam diri Anda.

Hingga tanpa Anda sadari, suatu ketika sikap Anda juga akan penuh kasih sayang. Aura kecantikan Andapun akan memancar dengan sendirinya. Semakin banyak cinta yang Anda pancarkan tanpa syarat, maka semakin tinggi aura kecantikan yang Anda miliki.

Satu hal terpenting untuk diperhatikan bahwa kecantikan itu terpancar dari dalam hati yang damai. Aura kecantikan tidak dapat timbul dari dalam jiwa yang kosong dan hampa. Hati yang damai juga tidak dapat tergantikan oleh kekayaan, kemolekan tubuh dan wajah, ketenaran, posisi dan lain sebagainya.

Bersyukur dan beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa merupakan aktifitas yang lebih menjanjikan kedamaian hati. Luangkanlah lebih banyak waktu untuk bersyukur dan beribadah kepada Tuhan YME. Aura kecantikan akan terpancar lebih terang dari seseorang yang memiliki kedamaian spiritual, dimana ia menemukan harapan baru, optimisme dan kebahagiaan hakiki.

Pada dasarnya, penampilan memang penting supaya seorang wanita terlihat rapi, cantik dan menarik. Tetapi karakteristik itu ternyata jauh lebih penting, karena kecantikan yang berasal dari kemurnian hati dan jiwa lebih mudah menjadi pusat kekaguman banyak orang. Pesan saya, jagalah diri dan inner beauty atau keluhuran budi pekerti betapapun cantiknya Anda.

Sumber: Kecantikan Seorang Wanita oleh Andrew Ho.
Dari milist intern

doa ku...

Tuhanku,

Aku berdoa untuk seorang pria, yang
akan menjadi bagian dari hidupku.

Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari
segala sesuatu.

Seorang pria yang akan meletakkanku
pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.

Seorang pria yang hidup bukan untuk
dirinya sendiri tetapi untukMU.

Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah
penting.

Yang paling penting adalah

sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus
akan Engkau dan memiliki
keinginan untuk menjadi seperti Engkau.

Dan ia haruslah mengetahui bagi
siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya
tidaklah sia-sia.

Seseorang
yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak
yang cerdas. Seorang pria
yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga
menghormati aku. Seorang pria yang
tidak hanya memujaku tetapi dapat juga
menasehati ketika aku berbuat salah.
Seorang yang mencintaiku bukan karena
kecantikanku tetapi karena hatiku.
Seorang pria yang dapat menjadi
sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan
situasi. Seseorang yang dapat membuatku
merasa sebagai seorang perempuan ketika
berada di sebelahnya.

Aku tidak meminta seorang yang sempurna,
Namun aku meminta seorang yang
tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya
sempurna dimataMU.

Seorang pria yang membutuhkan
dukunganku sebagai peneguhnya.

Seorang pria yang membutuhkan
doaku untuk kehidupannya. Seseorang yang
membutuhkan senyumanku untuk mengatasi
kesedihannya. Seseorang yang
membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya
menjadi sempurna.

Dan aku juga meminta :

Buatlah aku menjadi seorang perempuan
yang dapat membuat pria itu bangga
dan bahagia.

Berikan aku sebuah hati yang sungguh
mencintaiMU, sehingga aku dapat
mencintainya dengan cintaMU, bukan
mencintainya dengan sekedar cintaku.

Berikanlah RohMU yang lembut sehingga
kecantikanku datang dariMU
bukan dari luar diriku. Berilah aku tanganMU sehingga aku
selalu mampu berdoa untuknya.

Berikanlah aku mataMU sehingga aku dapat
melihat banyak hal baik dalam
dirinya dan bukan hal buruk saja.

Berikan aku mulutMU yang penuh dengan
kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi
semangat, sehingga aku dapat mendukungnya
setiap hari.

Berikanlah aku bibirMU dan aku akan tersenyum
padanya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku
berharap kami berdua dapat
mengatakaan "betapa besarnya Tuhan itu karena
Engkau telah memberikan
kepadaku seseorang yang dapat membuat
hidupku menjadi sempurna". Aku
mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami
bertemu pada waktu yang tepat dan
Engkau akan membuat segala sesuatunya indah
pada waktu yang Kautentukan.

Amin

Rabu, 06 Agustus 2008

pesan untuk Nurani

Kata bijak hanya untuk diucapkan
Tindakan benar adalah kebenaran
Namun nyali untuk melakukannya telah langka
Penuh ketakutan dan ketidak berdayaan
Karena musuh yang nyata sejatinya adalah hati sendiri
Yang berkehendak dan berkeinginan
Yang berprasangka penuh nafsu, tamak dan dengki
Bangkitkan nyali, musnahkan ketakutan dan ketidakberdayaan melawan diri
Jangan terhormat dan menang dimata orang
Karena kecerdasan dan kepintaran, pangkat atau jabatan
Atau cerita sedihmu yang mengharukan
Yang engkau bumbui untuk merayu iba dan belas kasihan
Atau kealimanmu yang tiada ikhlas hanya gila hormat dimata awam
Atau gelar dan atribut keagamaan yang nabimu pun tidak pernah ajarkan
Namun sesungguhnya tanpa nyali itu
Engkau hanya akan menjadi seorang pesakitan dimata Tuhan
Mawaslah atas gejolak yang berasal dari dada dan pikiranmu
Karena itu bukan suara hati , tapi nafsu belaka
Dan orang yang engkau anggap buruk belum tentu engkau lebih baik darinya
Dan engkau yang menganggap dirimu mulia ?
Ternyata hanya pencundang belaka